Nasi adalah makanan pokok rakyat Indonesia namun para petani kerap menghadapi berbagai risiko yang berpotensi menimbulkan kerugian yang relatif besar dalam upayanya menanam padi. Salah satu risiko adalah kegagalan panen akibat serangan hama tanaman, kekeringan atau bahkan bencana banjir. Risiko-risiko ini dapat diantisipasi dampak kerugiannya melalui asuransi sehingga dapat menstabilkan penghasilan para petani.
Resiko yang dijamin dalam perlindungan Asuransi usaha tani padi adalah :
1. Banjir
2. Kekeringan
3. Serangan Hama
• Wereng Coklat
• Penggerek batang
• Walang sangit
• Keong Mas
• Tikus
• Ulat grayak
4. Serangan Penyakit
• Tungro
• Penyakit Blas
• Busuk batang
• Kerdil rumput
• Kerdil hampa
5. Orgnisme pengganggu tumbuhan

Waktu pendaftaran 1 bulan sebelum musim tanam dimulai (4-5 bulan). Premi untuk perlindungahan ini hanya 3 % dari biaya produksi per musim tanam (IDR 6.000.000 per hektar)